Jenis Novel Berdasarkan Isi dan Tokohnya yang Paling Populer

Bagi pecinta buku dan suka membaca, pasti sudah tidak asing lagi dengan karya sastra yang sangat populer dengan sebutan novel. Selain dapat menjadi hiburan saat waktu luang, membaca novel juga dapat memperluas wawasan.

Novel bisa dikategorikan berdasarkan genre cerita, tetapi secara garis besar novel dikategorikan sebagai cerita fiksi maupun non fiksi. Dikatakan fiksi apabila cerita yang diangkat berupa hasil karangan atau hayalan dan tidak pernah ada di kehidupan nyata penulis. Sebaliknya, dapat disebut non fiksi apabila kisah yang ditulis diambil dari peristiwa atau pengalaman orang lain atau bahkan penulis itu sendiri.

Contents

Jenis Novel Berdasarkan Isinya

Setidaknya terdapat 4 macam jenis novel berdasarkan isi dan tokohnya yang paling populer dan diminati banyak orang. Diantara empat macam tersebut dapat ditulis dalam berbagai genre, baik itu romantis, komedi, horror, hingga yang berbau sains ilmiah.

Beberapa jenis novel yang sangat sering diproduksi adalah metropop, songlit, chicklit, dan teenlit, berikut penjelasannya.

  1. Metropop

Jenis novel ini menceritakan kehidupan cosmopolitan dengan tokoh utama seorang wanita dewasa yang sudah bekerja. Setting tempatnya di perkantoran maupun tempat umum, sedangkan untuk waktunya bisa zaman dulu, sekarang, dan masa depan.

Metropop juga disebut sebagai kisah dewasa yang memang diperuntukkan untuk yang sudah cukup umur. Isi cerita mengisahkan hubungan sosial orang dewasa baik itu tentang percintaan dan karir, serta dibumbui segi sensualitas yang cukup detail. Contohnya “Perahu Kertas” dan “Kritikal Eleven”.

  1. Songlit

Meski jarang, namun kisah yang diangkat dari sebuah lagu ke dalam bentuk karya sastra sangat dinantikan masyarakat. Sekali muncul akan sangat laris. Jenis songlit merupakan narasi yang diangkat dari sebuah lagu hits berdasarkan imajinasi penulis yang dikembangkan. Contohnya naskah buku dengan judul “Sebelum Cahaya”, “Surat Cinta Untuk Starla”, maupun “Lelaki Buaya Darat”.

  1. Chicklit

Level kisah di dalam jenis novel chicklit berada satu tingkat di bawa metropop. Chicklit cenderung mengisahkan kehidupan anak muda yang tengah dalam fase nakal-nakalnya atau pencarian jati diri. Konflik akan bermuncul dalam genre yang telah ditentukan penulis. Chicklit pada umumnya dikemas dalam bahasa sehari-hari dan sesuai dengan fenomena anak muda saat ini. Misalnya novel berjudul “Me vs High Heels” dan “How To Fall in Love”.

  1. Teenlit

Teenlit merupakan singkatan dari Teen Literature, naskahnya dibuat sedemikian rupa agar hidup seperti dalam kehidupan remaja dengan segala macam kisah yang menarik. Lagipula, masyarakat tanah air mayoritas adalah remaja hingga dewasa awal. Sehingga kisah cinta maupun gejolak keluarga yang melibatkan tokoh anak muda sangat diminati. Contohnya “Dealova” dan “Paris Im in Love”.

Jenis Novel Berdasarkan Tokohnya

Dalam membangun sebuah cerita yang utuh dan nikmat untuk dibaca, penulis membutuhkan tokoh dengan karakter yang kuat. Keberadaan tokoh-tokoh ini juga yang membuat novel dikategorikan menjadi 4 macam.

Penggambaran tokoh yang mumpuni akan membuat cerita dalam naskah lebih real. Dalam membuat tokoh, penulis perlu mengklasifikasikan masing-masing tokoh untuk diberikan sifatnya masing-masing. Sehingga tokoh di dalam cerita akan mudah diingat oleh pembaca.

Jika berbicara tentang tokoh di dalam novel. Terdapat beberapa jenis tokoh di dalam sebuah cerita ataupun drama. Diantaranya protagonis, antagonis, tritagonis, dan figuran.

Protagonis

Tokoh protagonis cenderung memiliki atau menampilkan karakter dan sikap yang baik dan positif, biasanya menjadi pemeran utama dan mendapatkan empati yang besar dari pembaca/penonton.

Antagonis

Peran ini sering muncul berbarengan dengan tokoh protagonis, yaitu sebagai pemicu konflik dalam cerita. Tokoh ini digambarkan memiliki watak dan sikap yang buruk dan negatif. Tidak jarang, kehadiran tokoh ini sangat dibenci.

Tritagonis

Karakternya digambarkan sebagai penengah dengan sikap bijak dan mampu menjadi pendamai kedua belah pihak yang berkonflik di dalam cerita. Berbeda dengan pemeran pembantu, kehadirannya bisa lebih jarang namun sekalinya hadir dalam durasi atau pembahasan yang panjang.

Figuran

Banyak kategori untuk tokoh figuran, perannya bisa begitu penting hingga yang biasa-biasa saja seperti pedagang, orang tua, maupun ojek online. Akan tetapi ada juga tokoh figuran yang bermain bersandingan dengan pemeran utama, seperti menjadi sahabat atau teman yang selalu muncul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *